SELAMAT DATANG DI ZIHALAWA.BLOGSPOT.COM
Showing posts with label Motivasi. Show all posts
Showing posts with label Motivasi. Show all posts

Mengubah Pola Pertempuran

Berbagi artikel, semoga bermanfaat...

Mengubah Pola PERTEMPURAN



Salam baik bagi kita semua 🤝

Elang tidak melawan ular di tanah, ia mengangkatnya ke langit dan mengubah medan pertempuran dan kemudian membawa terbang ular itu ke langit.

Ular itu tak lama kemudian jadi tidak memiliki stamina, tidak memiliki kekuatan dan tidak ada keseimbangan di udara, juga tidak berguna, lemah dan rentan tidak seperti di tanah dimana ia sangat kuat dan mematikan...

Jika kita umpamakan ular itu adalah persoalan hidup yg melilit kita maka bawalah persoalan kita itu ke alam spiritual (ke langit) "dengan berdoa" 

Dan ketika kita berada di alam spiritual, maka Tuhan pun segera akan mengambil alih pertempuran tsb...

Jangan melawan musuh di zona nyamannya, ubah Medan pertempuran seperti elang dan biarkan Tuhan mengambil alih melalui doa tulus kita...

Mari tetap berjuang menuju kemenangan

Jangan pernah lelah. 

Yakini semua pasti akan baik dan indah pada akhirnya..

Selamat beraktivitas & jangan lupa berdoa. 🙏🙏🙏


Pintar Bukan Jaminan Sukses!

Bermodal secuil pengetahuan teknologi, Jack Ma berhasil membuat Alibaba menjadi raksasa e-commerce dunia. Hingga kini jadi orang terkaya di China dan Asia, dengan harta diestimasi USD 46,9 miliar atau di kisaran Rp 637,6 triliun.


Baginya, kecerdasan tidak menjamin kesuksesan. Satu kunci keberhasilan menurutnya adalah mengetahui bagaiamana memperlakukan orang dengan baik.

"Jika ingin sukses, maka kalian harus memiliki emotional quotient (EQ) yang sangat baik. Karena kalian akan memahami bagaimana bekerja sama dengan orang lain. Tak peduli seberapa cerdas kalian, jika tidak dapat bekerja sama, kalian tidak akan pernah sukses," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa love quotient (LQ) juga memainkan peranan yang besar untuk mendapat rasa hormat dari orang lain.

"Banyak murid yang hanya memerhatikan intelligence quotient (IQ), tanpa memikirkan EQ dan LQ. Jika kalian tidak memiliki dua elemen itu, kalian tidak akan maju," katanya. 

Jack Ma mengaku bahwa ia tidak pernah dididik untuk menjadi pengusaha. Namun, masa-masa saat menjadi ketua kelas membantunya mendapat pengalaman untuk bekerja sama dan menghadapi orang lain.  

Selain itu, mengakui kegagalan sendiri pun menjadi salah satu hal yang penting dalam pembentukan diri."Banyak orang-orang gagal karena selalu mengeluh dan mengomentari hal-hal lain ketika tertimpa masalah. 

Hanya orang-orang yang memahami masalah mereka mampu menjadi sukses. Jika kalian punya keluhan, harus ada solusinya. Jika tidak, jangan mengeluh," ujarnya. 

Kemudian, ia mengingatkan kepada para generasi muda untuk belajar dari kesalahan yang telah dibuat oleh orang lain sehingga mereka dapat menghadapi masalah tersebut jika sewaktu-waktu datang. 
 
"Jack Ma"

Jack Ma juga mengingatkan mereka untuk bertanya kepada diri sendiri, seberapa besar mereka rela berkorban, ketika mereka tengah mengejar sesuatu yang diinginkan. 

Ketika mulai menjalankan Alibaba pada 1999, banyak orang yang mengatakan dirinya dan mimpi yang ingin dicapainya itu gila. Menariknya, masih ada 18 koleganya yang sama gilanya dengan dia, yang mau mengembangkan Alibaba.  

"Tidak ada mimpi yang gila selama ada orang yang mempercayainya. Jika dalam sebuah tim seluruhnya berisi orang gila, maka akan terjadi hal-hal yang menarik," ucapnya.
 




Bersyukur dan Bahagia

Alkisah, ada seorang pedagang kaya yang merasa dirinya tidak bahagia. Dari pagi-pagi buta, dia telah bangun dan mulai bekerja. Siang hari bertemu dengan orang-orang untuk membeli atau menjual barang. Hingga malam hari, dia masih sibuk dengan buku catatan dan mesin hitungnya. Menjelang tidur, dia masih memikirkan rencana kerja untuk keesokan harinya. Begitu hari-hari berlalu.

Suatu pagi sehabis mandi, saat berkaca, tiba-tiba dia kaget saat menyadari rambutnya mulai menipis dan berwarna abu-abu. "Akh. Aku sudah menua. Setiap hari aku bekerja, telah menghasilkan kekayaan begitu besar! Tetapi kenapa aku tidak bahagia? Ke mana saja aku selama ini?"

Setelah menimbang, si pedagang memutuskan untuk pergi meninggalkan semua kesibukannya dan melihat kehidupan di luar sana. Dia berpakaian layaknya rakyat biasa dan membaur ke tempat keramaian.

"Duh, hidup begitu susah, begitu tidak adil! Kita telah bekerja dari pagi hingga sore, tetapi tetap saja miskin dan kurang," terdengar sebagian penduduk berkeluh kesah.

Di tempat lain, dia mendengar seorang saudagar kaya; walaupun harta berkecukupan, tetapi tampak sedang sibuk berkata-kata kotor dan memaki dengan garang. Tampaknya dia juga tidak bahagia.

Si pedagang meneruskan perjalanannya hingga tiba di tepi sebuah hutan. Saat dia berniat untuk beristirahat sejenak di situ, tiba-tiba telinganya menangkap gerak langkah seseorang dan teriakan lantang, "Huah! Tuhan, terima kasih. Hari ini aku telah mampu menyelesaikan tugasku dengan baik. Hari ini aku telah pula makan dengan kenyang dan nikmat. Terima kasih Tuhan, Engkau telah menyertaiku dalam setiap langkahku. Dan sekarang, saatnya hambamu hendak beristirahat."

Setelah tertegun beberapa saat dan menyimak suara lantang itu, si pedagang bergegas mendatangi asal suara tadi. Terlihat seorang pemuda berbaju lusuh telentang di rerumputan. Matanya terpejam. Wajahnya begitu bersahaja.

Mendengar suara di sekitarnya, dia terbangun. Dengan tersenyum dia menyapa ramah, "Hai, Pak Tua. Silahkan beristirahat di sini."

"Terima kasih, Anak Muda. Boleh bapak bertanya?" tanya si pedagang.

"Silakan."

"Apakah kerjamu setiap hari seperti ini?"

"Tidak, Pak Tua. Menurutku, tak peduli apapun pekerjaan itu, asalkan setiap hari aku bisa bekerja dengan sebaik2nya dan pastinya aku tidak harus mengerjakan hal sama setiap hari. Aku senang, orang yang kubantu senang, orang yang membantuku juga senang, pasti Allah juga senang di atas sana. Ya kan? Dan akhirnya, aku perlu bersyukur dan berterima kasih kepada Allah atas semua pemberiannya ini".

Teman-teman,

Kenyataan di kehidupan ini, kekayaan, ketenaran, dan kekuasaan sebesar apapun tidak menjamin rasa bahagia. Bisa kita baca kisah hidup seorang maha bintang Michael Jackson yang meninggal belum lama ini, yang berhutang di antara kelimpahan kekayaannya. Dia hidup menyendiri dan kesepian di tengah keramaian penggemarnya; tidak bahagia di tengah hiruk pikuk bumi yang diperjuangkannya.

Entah seberapa kontroversial kehidupan Jacko. Tetapi, yah... setidaknya, dia telah berusaha berbuat yang terbaik dari dirinya untuk umat manusia lainnya.

Mari, jangan menjadi budaknya materi. Mampu bersyukur merupakan kebutuhan manusia. Mari kita berusaha memberikan yang terbaik bagi diri kita sendiri, lingkungan kita, dan bagi manusia-manusia lainnya. Sehingga, kita senantiasa bisa menikmati hidup ini penuh dengan sukacita, syukur, dan bahagia.

Penjara Pikiran

Seekor belalang lama terkurung dalam satu kotak. Suatu hari ia berhasil keluar dari kotak yang mengurungnya, dengan gembira dia melompat-lompat menikmati kebebasannya.

Di perjalanan dia bertemu dengan belalang lain, namun dia heran mengapa belalang itu bisa lompat lebih tinggi dan lebih jauh darinya.

Dengan penasaran dia bertanya,

“Mengapa kau bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh dariku,padahal kita tidak jauh berbeda dari usia maupun ukuran tubuh?” Belalang itu menjawabnya dengan pertanyaan,

“Dimanakah kau tinggal selama ini? Semua belalang yang hidup di alam bebas pasti bisa melakukan seperti yang aku lakukan.”

Saat itu si belalang baru tersadar bahwa selama ini kotak itulah yang telah membuat lompatannya tidak sejauh dan setinggi belalang lain yang hidup di alam bebas.

Sering kita sebagai manusia, tanpa sadar, pernah juga mengalami hal yang sama dengan belalang tersebut. Lingkungan yang buruk, hinaan, trauma masa lalu, kegagalan beruntun, perkataan teman,tradisi, dan semua itu membuat kita terpenjara dalam kotak semu yang mementahkan potensi kita.


Sering kita mempercayai mentah-mentah apa yang mereka voniskan kepada kita tanpa berpikir dalam bahwa apakah hal itu benar adanya atau benarkah kita selemah itu? Lebih parah lagi, kita acap kali lebih memilih mempercayai mereka daripada mempercayai diri sendiri.
Tahukah Anda bahwa gajah yang sangat kuat bisa diikat hanya dgn tali yang terikat pada pancang kecil? Gajah sudah akan merasa dirinya tidak bisa bebas jika ada “sesuatu” yang mengikat kaki nya, padahal “sesuatu” itu bisa jadi hanya seutas tali kecil….
Sebagai manusia kita mampu untuk berjuang, tidak menyerah begitu saja kepada apa yang kita alami. Karena itu, teruslah berusaha mencapai segala aspirasi positif yang ingin kita capai. Sakit memang, lelah memang, tapi jika kita sudah sampai di puncak, semua pengorbanan itu pasti akan terbayar. Pada dasarnya, kehidupan kita akan lebih baik kalau kita hidup dengan cara hidup pilihan kita sendiri, bukan dengan cara yang di pilihkan orang lain untuk kita.

Lima Cara Cepat Kaya dari Li-Ka Shing, Orang Terkaya Asia

Li-Ka Shing, seorang pebisnis yang bisa juga disebut sebagai konglomerat ini masuk ke dalam salah satu jajaran orang terkaya di Asia. Ia memberi tips untuk hidup yang lebih baik dari penghasilan perbulan yang dapat dioptimalkan dan dibagi atas lima bagian. Pertama 30%, kedua 20%, ketiga 15%, keempat 10%, kelima 25%.



Pertama (30%) dana yang digunakan adalah untuk biaya hidup.

Hal ini bisa disiasati dengan memasak sendiri makanan anda, dan membawa bekal ke tempat kerja. Selain menghemat uang, memasak masakan sendiri juga lebih sehat karena kita bisa mengetahui makanan yang kita olah sendiri.

Kedua (20%) untuk memperluas lingkaran interpersonal. Ini akan membuat kita kaya.

Perbanyak teman yang berpotensi untuk dijadikan rekan bisnis. Kita bisa menganggarkan biaya 20% ini untuk membayar tagihan telepon ataupun untuk mentraktir rekan kita sebagai ungkapan terima kasih karena telah membantu karir dan bisnis kita. Upaya ini juga akan meningkatkan citra kita menjadi baik dan murah hati di mata rekan kerja.

Ketiga (15%) untuk mempelajari hal baru. Biaya yang dikeluarkan sekitar 15% ini dapat kita habiskan untuk membeli buku.
Ketika membeli buku, bacalah dengan cermat dan pelajari strategi yang diajarkan dalam buku. Setelah membaca buku, sebisa mungkin kita memahami dan dapat menangkap isi dari buku tersebut minimal dengan bahasa kita sendiri. Selain itu, berbagi dengan orang lain dapat meningkatkan kredibilitas kita dan meningkatkan afinitas. Kita juga dapat mengalokasikan 15% per bulan ini untuk mengikuti kursus pelatihan.

Keempat (10%) gunakan untuk liburan.

Hadiahi diri sendiri dengan melakukan perjalanan setidaknya sekali setahun. Berlibur dan melakukan perjalanan dapat menumbuhkan pengalaman baru dalam hidup. Pada saat berlibur pun, usahakan untuk tetap berhemat dengan tinggal di tempat penginapan yang murah untuk menghemat biaya. Dalam beberapa tahun melakukan perjalanan ke banyak tempat, memberi pengalaman yang berbeda. Gunakan pengalaman itu untuk memperbarui diri sehingga kita akan terus memiliki gairah dalam bekerja.

Kelima (25%) investasi.

Simpan 25% dari gaji per bulan di bank dan jadikan sebagai modal awal. Kita dapat menggunakan investasi tersebut untuk modal memulai sebuah bisnis kecil. Usaha bisnis kecil ini juga mampu meningkatkan kepercayaan diri dan keberanian serta memiliki pengalaman baru untuk belajar menjalankan usaha. Upayakan bisnis kecil yang kita awali adalah usaha yang tidak akan menimbulkan kerugian yang terlalu besar.